Menyelamatkan Kearifan Budaya Wayang Klithik

  • 2 mins read

Menyelamatkan Kearifan Budaya Wayang Klithik

Wayang Klithik adalah salah satu bentuk seni wayang yang berasal dari Jawa Tengah yang terbuat dari kayu. Wayang Klithik dimainkan dengan cara dipasang di atas layar yang terbuat dari kain putih, dan kemudian diproyeksikan dengan lampu khusus sehingga bayangan wayang terlihat jelas di layar. Wayang Klithik memiliki nilai seni dan budaya yang sangat tinggi, dan telah menjadi bagian integral dari tradisi Jawa Tengah selama berabad-abad. Keberadaannya sangat penting untuk melestarikan identitas budaya Jawa Tengah, dan menjadi salah satu warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Asal-usul penamaan Wayang Klithik, sebenarnya karena suaranya. Kayu yang digunakan dalam pembuatan Wayang Klithik akan bergesekan ketika dimainkan. Suara dari gesekan tersebutlah yang melahirkan nama Wayang Klithik.

Pembuatan Wayang Klithik dimulai dari pemilihan kayu yang tepat untuk dijadikan bahan dasar. Kayu yang biasa digunakan adalah kayu jati atau kayu mindi yang memiliki serat yang halus dan mudah diukir. Setelah itu, kayu tersebut dipotong sesuai dengan ukuran dan bentuk yang diinginkan. Kemudian, kayu tersebut diukir dengan menggunakan berbagai macam ukiran yang halus dan detail. Proses pengukiran ini biasanya memakan waktu yang cukup lama, tergantung pada tingkat kesulitan dan kerumitan dari design wayang yang dibuat. Setelah proses pengukiran selesai, kayu tersebut kemudian diwarnai dengan menggunakan cat yang tahan lama dan tidak mudah pudar. Biasanya, warna yang digunakan adalah warna-warna yang cerah dan mencolok seperti merah, hijau, kuning, dan biru. Selanjutnya, kayu yang akan digunakan untuk membuat tangan Wayang Klithik dipersiapkan. Kayu yang di gunakan juga sama seperti badan yaitu kayu jati atau mindi. Setelah tangan wayang klithik sudah siap digunakan, langkah selanjutnya adalah disambung dengan bentuk badan dengan menggunakan baut khusus untuk Wayang Klithik dengan kuat.

Sayangnya, keberadaan Wayang Klithik sekarang ini mengalami penurunan popularitas dan minat masyarakat. Sehingga melestarikan budaya tradisional seperti Wayang Klithik menjadi semakin sulit. Oleh karena itu, penting untuk terus mempromosikan dan melestarikan budaya Wayang Klithik agar tidak punah. Salah satu cara untuk melestarikannya saat ini adalah dengan membuatnya sebagai souvenir dengan cara di buat semenarik mungkin, agar masyarakat tertarik kepada Wayang Klithik.

Rafli Yudhistira Kusno

Share
Tweet
Pin

Discover More