Dora Maar: Eksplorasi dalam Surrealism

  • 2 mins read

Dora Maar: Eksplorasi dalam Surrealism

Dora Maar merupakan fotografer dan seniman asal Perancis yang karyanya dikenal dengan konsep surealis. Dora Maar lahir dengan nama Henriette Thheodora Markovitch pada 22 November 1907 di Paris, Prancis. Ia lahir dalam keluarga dengan latar belakang ayah yang berasal dari Kroasia dan ibunya dari Prancis.

Dora Maar memulai karirnya sebagai fotografer pada tahun 1930-an dan menjadi fotografer terkenal pada masanya. Dia dikenal karena konsep fotonya gelap yang puitis dan kerap mengambil gambar di kota Paris dengan subjek urban-urban lainnya. Karyanya mencerminkan gaya surrealism dan juga menggambar ketertarikannya pada seni avant-garde.

Foto: Dora Maar/bbc.com

Salah satu hal yang membuat Dora Maar terkenal adalah hubungannya dengan seorang pelukis terkenal, Pablo Picasso. Mereka bertemu pada tahun 1936 dan menjalin hubungan romantis yang berlangsung selama hampir satu dekade. Selama periode tersebut, Picasso menciptakan beberapa potret terkenal dari Dora Maar, termasuk “Dora Maar in an Armchair” dan “Weeping Woman”. Hubungan mereka juga mempengaruhi karya seni Picasso, dengan Dora Maar sering menjadi subjeknya.

Foto: Pablo Picasso/metmuseum.org
Foto: Pablo Picasso/thevampireswife.com

Selain menjadi fotografer dan subjek dari Picasso, Dora Maar juga merupakan seorang seniman yang produktif. Dia bekerja dalam berbagai media termasuk fotografi, lukisan, dan seni grafis. Karyanya cenderung abstrak dan bereksperimen yang mencerminkan pengaruh abstraksi, surrealism, dan ekspresionisme.

Setelah hubungannya dengan Picasso berakhir, Dora Maar terlibat menjadi aktivis sosial dan politik. Dia menjadi seorang fotografer perang selama Perang Dunia II, ia mendokumentasi efek konflik tersebut pada masyarakat Prancis. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan amal dan proyek-proyek sosial, menunjukkan perhatian dan keprihatinannya terhadap perhatian manusia.

Dora Maar meninggalkan warisan seni yang luar biasa, menciptakan karya-karya yang terus menginspirasi seniman dan pengamat seni hingga saat ini. Kombinasi antara bakat fotografi, seni abstrak, dan ketertarikannya pada isu-isu sosial menjadikan dirinya menjadi salah satu figur yang paling menarik dalam sejarah seni abad ke-20. Dora Maar merupakan contoh yang luar biasa tentang bagaimana seni dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan, ekspresi diri, dan meninggalkan jejak bersejarah di dunia seni.

Foto: Dora Maar, Untitled/anothermag.com

Penulis: Muhammad Raditya Farell

Editor: Rachel Rodearni

Share
Tweet
Pin

Discover More