Anglaksa Sungkawa

  • 1 min read

Anglaksa Sungkawa

Jika aku adalah insan yang utuh selayaknya raga yang fitri di hari kemenangan tampaknya semesta yang firdaus akan merangkul diriku. Semesta yang kabarnya menjadi sebuah titisan nirwana, kenapa hanya untaian toxic yang Engkau gambarkan kepadaku wahai Sang Pencipta? Hari demi hari, detak demi detak, sedikit demi sedikit jiwaku abrasi. Aku menjadi tak mahir untuk meregulasi gejolak emosi reaksi atas situasi, aku tak punya ventilasi sebagai sirkulasi suasana hati, membuat kadar racun hasil evaporasi hati mencemari logika diri. Hingga akhirnya aku berada di lingkaran setan yang aku ciptakan sendiri, lakukan sendiri, dan ulangi lagi untuk kesekian kali.

Andika Nur Latif

Share
Tweet
Pin

Discover More